Manusia boleh pandai setinggi langit, selama dia tidak menulis
akan hilang dalam masyarakat dan sejarah. 
Menulis adalah bekerja untuk keabadian -Pramoedya Ananta Toer-

buih di lautan luas

Click here to edit subtitle

Blog

Keeksotisan Surga Kecil nan Elok bernama Pulau Sempu

Posted by herdhika ayu on February 21, 2013 at 8:30 PM

 Sebenarnya cerita ini harusnya diposting sejak lama, fresh from the oven gitu (harusnya), namun maafkan saya yang belum sempat menuliskannya, karena saya ingin mempersembahkan foto foto terbaik dari cerita perjalanan ini (excuse! :D)

Mungkin bahasanya ada beberapa yang formal karena saya copy paste dari karya saya yang dikirimkan ke Jawa Pos (doakan dimuat ya!8)) dengan dibumbui kalimat kalimat khas blog ini.

Yuuuk mari, dibaca !

Ketika kepengurusan dalam suatu lembaga akan segera berakhir, saya dan teman-teman Lembaga Studi Ilmiah Mahasiswa(LSIM) berencana untuk mengunjungi Pulau Sempu yang terletak di Desa Sumber Agung, kecamatan Sumbermanjing, Malang-Jawa Timur untuk mengukir kenangan indah disana. Perjalanan diawali dengan berkunjung ke Pantai Sendang Biru yang dapat ditempuh dengan bus atau sepeda motor, kurang lebih memakan waktu sekitar dua jam lebih. Setibanya disana kami disambut dengan puluhan kapal nelayan yang sedang berlabuh. (Oh indahnya! :p serasa di adegan Endless Love yang di pantai itu, kibaran angin puting beliung [angin sepoi spoi yang benar] menyapa helaian rambut saya)

Apabila ingin menuju pulau Sempu, hanya perlu menyewa kapal nelayan dengan bermodalkan Rp 100.000,00 kami sudah diombang-ambingkan oleh ombak selama 10-15 menit.


Jangan harap perjalanan (mencari kitab suci) ini sudah berakhir, justru ini adalah awal dari menuju salah satu surga kecil pulau Jawa itu. Oh my god, kalian perlu menjelajah hutan cagar alam (yang oke banget buat dicoba) tersebut selama kurang lebih 2 jam untuk menuju tujuan akhir. (sepertinya saya salah pake sepatu dan baju ini, salah perhitungan lebih tepatnya, saya pikir kan main di pantai, mana tau kalau ada menjelajah gunung melewati lembah gini, ya pakai sepatu cewek dan baju terusan rok-celana jins serta tas kecil, sedangkan pejalan kaki lain bawa tas ransel naik gunung dengan pakaian traveller


Alamak we have arrived!


Lelah dan letih itu terbayar sudah dengan suara deburan ombak kecil di laguna nan indah bernama Segara Anakan, pantai kecil yang berbentuk seperti danau karena tertutup tebing-tebing yang menjadi pembatas dengan Samudera Hindia (sumpah ga nyesel deh, yang dilihat itu karang-karang besar yang indah banget, lalu ada yang lubang diantara karang itu dan ombak dari laut lepas masuk menghantam karang).




Tidak puas juga, kami mendaki tebing dan menemukan suatu pemandangan yang memukau mata yaitu birunya laut Samudera Hindia yang dilihat dari atas tebing. Bener bener biru.....sejauh mata memandang yang dilihat adalah birunya laut, laut dan laut (yaiyalah masa tukang siomay, kalau Nyi Roro Kidul masih mungkin ya)


Keelokan Samudera Hindia kami nikmati kembali dengan melanjutkan perjalanan menuju beberapa pantai yang tak kalah eksotisnya. Kira-kira kami mengunjungi 2 pantai yang sepi, hanya kami saja yang ada disana, serasa pantai milik pribadi saja (mungkin begini perasaan orag kaya yang barusan beli pulau!:D) Lautnya benar-benar biru, ombaknya besar, gugusan pulau kecil-kecil nan indah, dan satu lagi pasir yang putih bersih!!!!

Pantai Satu ombaknya cukup besar dan saat memandang serasa waktu ingin berhenti sejenak agar bisa berlama-lama menikmati bau laut , suara ombak yang memecah karang dan pasir yang tersapu oleh ombak.


Lanjut ke pantai 2 (of course kamu harus berjalan kembali menembus hutan, menyibak ranting-ranting pohon dan dedaunan demi mencapainya :P)

OMG! Ini lebih keren lagi karena jarak pandang kita lebih luas, dan di tengah-tengah ada karang (atau bisa disebut pulau ya) yang tertumputi lumut hijau yang rimbun, terpukul ombak yang selalu datang tak diundang. 


 *yaaaak foto diatas diambil dari adegan Meteor Garden III :p*

Sepertinya kami sukses mengukir kenangan indah kami di surga kecil nan elok di Jawa Timur ini. Yuhuuu...


 



Enjoy it!

                            




Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments